Youtube

AWAL KEMERDEKAAN SAMPAI TAHUN 1950 | PERKEMBANGAN EKONOMI DAN POLITIK

Capture

A. KEBIJAKAN PEMERINTAH INDONESIA SAMPAI TAHUN 1950
1. Bidang ekonomi
Pada awal berdirinya, Republik Indonesia mewarisi keadaan ekonomi yang sangat kacau dari pemerintah pendudukan Jepang.Inflasi yang berat menimpa negara kita,kas negara kosong karena pajak dan bea masuk lainnya belum terurus,sebaliknya pengeluaran negara semakin bertambah.Maka untuk sementara waktu pemerintah menetapkan berlakunya tiga mata uang sekaligus.Situasi ekonomi ini diperparah lagi dengan blokade yang dilakukan oleh Belanda.
Faktor-faktor penyebab memburuknya keadaan ekonomi dan keuangan Indonesia pada awal kemerdekaan :
v Inflasi yang sangat tinggi,penyebabnya karena beredarnya mata uang Jepang yang tidak terkendali,ditambah dengan diedarkannya uang cadangan sebesar 2,3 M yang diedarkan sekutu dari bank-bank yang dikuasai sekutu.Pemerintah RI tidak dapat menghentikan peredaran mata uang Jepang tersebut sebab negara RI belum memilki mata baru.Sebagai penggantinya maka untuk sementara waktu pemerintah RI menyatakan diberlakukannya 3 mata uang di wilayah RI yaitu ;
a. Mata uang De javasche Bank
b. Mata uang pemerintah Hindia Belanda
c. Mata uang pendudukan Jepang
Pada saat kesulitan ekonomi menghimpit bangsa Indonesia pada tanggal 6 Maret 1946 panglima AFNEI Letjen Montagu Stopford mengumumkan berlakunya mata uang NICA di daerah-daerah yang diduduki sekutu untuk menggantikan uang Jepang yang nilainya sudah turun.
hal ini diprotes oleh PM Syahrir karena sudah ada kesepakatan antara pemerintah dengan sekutu yakni selama belum ada penyelesaian politk mengenai status Indonesia tidak akan ada mata uang baru.Oleh karena itu pada bulan oktober 1946 pemerintah RI juga melakukan hal yang sama yaitu mengeluarkan uang kertas baru yaitu Oeang Republik Indonesia ( ORI) sebagai pengganti uang Jepang .Untuk melaksanakan koordinasi dalam pengurusan bidang ekonomi dan keuangan pemerintah membentuk Bank Negara Indonesia pada tanggal 1 November 1946 yang sebelumnya pemerintah telah merintis pembentukan BRI yang semula bernama Shomin Ginko.Bank negara ini bertugas untuk mengatur nilai tukar ORI dengan valuta asing yang ada di Indonesia.
v Kas negara kosong,sebab pajak dan bea masuk yang sangat kurang sehingga tidak seimbang antara pendapatn dan pengeluaran
v Adanya blokade ekonomi oleh Belanda. Alasan pemerintah Belanda melakukan blokade adalah :
a. Untuk mencegah dimasukkannya senjata dan peralatan militer ke Indonesia
b. Mencegah dikeluarkannya hasil-hasil perkebunan milik Belanda dan milik asing lainnya
c. Melindungi bangsa Indonesia dari tindakan-tindakan yang dilakukan oleh orang bukan Indonesia
Tujuannya : untuk menjatuhkan RI yang baru berdiri dengan senjata ekonomi.
B. USAHA-USAHA MENEMBUS BLOKADE
v Dipolomasi beras ke India.Usaha ini lebih bersifat politis daripada ekonomis.ketika India sedag ditimpa bahaya kelaparan pemerintah RI mengirimkan 500.000 ton beras dengan harga yang sangat rendah.Sebagai imbalannya pemerintah India mengirimkan bahan pakaiandan obat-obatan yang sangat dibutuhkan oleh rakyat Indonesia.Keuntungan politik pemerintah RI adalah dalam forum Internasional India adalah negara Asia yang paling aktif membantu perjuangan kemerdekaan RI.
v Mengadakan hubungan daganga langsung ke luar negeri ,seperti : mengadakan kontak hubungan dengan perusahaan swasta Amerika yang dirintis oelh BTC,suatu badan semi pemerintah yang dipimpin oleh Dr. SumitroDjojohadikusumo dan Dr. Ong Eng Die.Dalam transaksi pertama pihak AS bersedia membeli barang-barang eksport dari Indonesia yang diangkut dengan kapal Martin Behrman tetapi kapal tersebut dicegat oleh angkatan laut Belanda dan diseret ke pelabuhan Tanjung Priuk dan seluruh muatannya disita.Menembus blokade Belanda di Sumatera dengan tujuan Singapura dan Malaysia.Sejak tahun 1947 pemerintah RI membentuk perwakilan resmi di Singapura yang diberi nama Indonesia Office(Indoff)
C. KEBIJAKAN PEMERINTAH RI MENGHADAPI BURUKNYA KONDISI EKONOMI INDONESIA/USAHA-USAHA MENGATASI KESULITAN EKONOMI
v Pinjaman Nasional ; dikeluarkan oleh menteri keuangan Ir. Surachman dengan persetujuan BP-KNIP dengan besarnya pinjaman RP 1.000.000.000 yang akan dibayar dalam jangka waktu 40 tahun
v Konferensi ekonomi Februari 1946 yang dipimpin oleh menteri kemakmuran Ir. Darmawan Mangunkusumo yang bertujuan untuk memperoleh kesepakatan dalam menanggulangi masalah-masalah ekonomi yang mendesak seperti ; masalah produksi dan distribusi makanan,masalah sandang dan masalah status administrasi perkebunan-perkebunan.
v Pembentukkan planning Board 9badan perancang ekonomi) atas inisiatif d. A.K.Gani
v Rekonstruksi dan Rasionalisasi Angkatan Perang (RERA) yang diprakasai oleh Drs. Moh.Hatta dengan maksud untuk mengurangi beban negara dalam bidang ekonomi disamping meningkatkan efisiensi rasionalisasi ini meliputi penyempurnaan administrasi negara.
v Rencana kasimo.Rencana ini disusun oleh Menteri urusan bahan makanan I.J.Kasimo,berupa rencana 3 tahun (1948-1950)mengenai usaha swasembada pangan untuk meningkatkan produksi bahan seperti ; menanami tanah kosong di Sumatera Timur,di Jawa dilakukan intensifikasi dengan menanam bibit unggul,pencegahan penyembelihan hewan-hewan yang berperan penting bagi produksi pangan,disetiap desa dibentuk kebun-kebun bibit dan transmigrasi.
v Persatuan tenaga ekonomi,dipimpin oleh B.R. Motik yang bertujuan untuk menggiatkan kembali partisipasi pengusaha swasta
v Mengeluarkan ORI berdasarkan UU no 17 tahun 1946 yang dikeluarkan pada tanggal 1 Oktober 1946.mengenai pertukaran uang rupiah Jepang diatur berdasarkan UU no 19 tahun 1946 tanggal 25 Oktober 1946
v Nasinalisasi De Javasche Bank menjadi BI.Mr.Syafrudin Prawiranegara sebagai presidennya.Nasionalisasi itu berdasarkan UU no 24 tahun 1951 yang berfungsi sebagai bank sentral dan bank sirkulasi
v Sistem ekonomi gerakan benteng . Adalah gagasan dari Dr.Soemitro Djojohadikusumo,untuk mengubah ekonomi kolonial diubah menjadi ekonomi nasional.Yang bertujuan untuk :menumbuh dan membina wiraswasta Indonesia sambil menumbuhkan ekonomi nasional,mendorong para importir nasional agar mampu bersaing dengan perusahaan impor,membatasi impor barang dan memberi bantuan dalam bentuk kredit kepada importir Indonesia.
D. PERKEMBANGAN POLITIK PADA MASA AWAL KEMERDEKAAN SAMPAI TAHUN 1950
Kondisi dunia politik bangsa Indonesia pasca proklamasi banyak sekali mengalami perubahan dan pembaharuan di segala aspek.Para pemimpin bangsa Indonesia terus berjuang membenahi tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara usaha-usaha yang ditempuhnya yaitu dengan mengadakan rapat PPKI tanggal 18-8 1945,19-8-1945 dan 22-8-1945.Keputusan dalam rapat PPKI tanggal 22 Agustus 1945 adalah pembentukan KNI baik di dari tingkat pusat sampai ketingkat daerah.KNIP yang dibentuk pertama kali bertugas untuk membantu presiden didalam pelaksanaan jalannya pemerintahan dan juga mengawasi jalannya pemerintahan yang dilakukan oleh presiden.Dibawah pimpinan kasman Singodimejo KNIP dilantik dan berhasil mengadakan sidang pertama.
Syahrir sebagai elit dari kelompok sosialis mengusulkan agar kedudukan KINP diperkuat menjadi sebuah badan legislatif yang ikut serta menentukan GBHN usul Syahrir dituangkan dalam maklumat pemerintah no X tertanggal 16 Oktober 1945.
Maka pada tanggal 14 November 1945 terbentuklah kabinet parlementer dengan Sutan Syahiri sebagai perdana Menteri,dengan demikian belum genap 3 bulan usia kabinet RI yang pertama (presidensil) telah diganti dengann kabinet parlementer atas usul BP-KNIP lewat pengumumannya No 5 tanggal 11 September 1945 tentang pertanggungjawab Menteri kepada DPR.
§ Dan rencana menjadikan PNI sebagai partai tunggal mendapat reaksi dari pemimpin Indonesia sehingga atas usul BP-KNIP pemerintah menyetujui pembentukan partai-partai politik.Pada tanggal 3 November 1945 dikeluarkan maklumat pemerintah no X yang ditandatangani oleh Wapres Drs. Moh Hatta.Dengan maklumat tersebut maka terbentuklah partai-partai politik seperti : Masyumi,PKI,PBI (partai buruh Indonesia),partai rakyat jelata,Parkindo,partai sosialis Indonesia,partai katolik Republik Indfonesia,Persatuan rakyat marhaen Indonesia(permai) dan PNI.Maklumat tersebut juga dimaksud untuk meyakinkan bahwa negara RI adalah salah satu negara yang menganut paham demokrasi bukan negara boneka buatan Jepang.
Dengan dikeluarkannya maklumat no X tanggal 3 november 1945 maka muncullah banyak partai dengan keragaman ideologinya masing-masing yang menyebabkan juga perbedaan strategi dalam menghadapi Belanda seperti :
v Ideologi partai bersifat agama ; yaitu perjuangan dalam partai yang dilakukan mengutamakan penyebaran dan penerapan kaidah-kaidah yang berlaku pada agama yang bersangkutan
v Ideologi partai bersifat sosial-komunis ; yaitu perjuangan partai didasarkan pada sektor kemanusiaan yang mengutamakan tercapainya persatuan bangsa Indonesia
v Ideologi partai bersifat nasional ; yaitu perjuangan yang menjunjung tinggi doktrin komunisme dan cenderung pada pemerintah Moskow yang dikenal sebagai kiblat dan pusat komunisme di dunia.





































0 Response to "AWAL KEMERDEKAAN SAMPAI TAHUN 1950 | PERKEMBANGAN EKONOMI DAN POLITIK"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel