Youtube

PROKLAMASI KEMERDEKAAN DAN PEMBENTUKAN PEMERINTAHAN INDONESIA

Capture

A. Upaya mempersiapkan kemerdekaan Indonesia 

Pertahanan Jepang sejak tahun 1944 mulai mengalami kemunduran ,hal ini yang mendorong Jepang memberi janji kemerdekaan kelak dikemudian hari kepada bangsa Indonesia pada bulan September 1944 oleh PM Koiso.Untuk merealisasikan janji tersebut Letjen Kumakici Harada pada tanggal 1 Maret 1945 menyetujui dibentuknya BPUPKI ( Dokuritsu Junbi Cosakai ) yang diketuai oleh dr.Rajiman Wedyodiningrat.Tugas dari badan ini adalah mempelajari soal-soal politik,hukum dan pemerintah serta menyediakan segala sesuatu yang diperlukan untuk Indonesia merdeka.Untuk melaksanakan tugasnya maka BPUPKI melaksanakan sidang dua kali.Sidang pertama berlangsung tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945 dan kedua pada tanggal 10 -16 Juli 1945 yang menghasilkan 3 panitia yaitu :panitia perancang UUD yang diketuai oleh Ir. Soekarno,panitia perekonomian dan keuangan yang diketuai oleh Drs.Moh Hatta dan panitia pembela tanah air yang diketua oleh Abikusno.Selang waktu antara sidang I dan Ke II pada tanggal 22 Juni panitia sembilan melaksanakan sidang dan menghasilkan Piagam Jakarta.pada tanggal 7 Agustus 1945 BPUPKI dibubarkan dan diganti dengan PPKI( Dokuritsi Junbi Inkai) yang diketuai oleh Ir. Soekarno.Pada tanggal 9 Agustus 1945 Ir. Soekarno,Drs. Moh Hatta dan dr.Rajiman Wedyodiningrat dipanggil ke Dalat oleh Jenderal Terauchi.Posisi Jepang di medan pertempuran terus terdesak lebih-lebih setelah Amerika Serikat membom kota Hirosima (6 Agustus 1945 ) dan Nagasaki (9 Agustus 1945).Dengan dibomnya kedua kota tersebut maka kekuatan jepang menjadi lumpuh,akhirnya Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu. 

1. Kekosongan kekuasaan dan peristiwa Rengasdengklok
Seiring dengan menyerahnya Jepang kepada sekutu,maka pemuda dibawa pimpinan Chaerul Saleh mengadakan rapat di salah satu ruangan lembaga Bakteriologi di pegangsaan Timur Jakarta rapat tersebut menghasilkan keputusan sebagai berikut ;mendesak kepada Soekarno-Hatta
untuk memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 16 Agustus 1945,dan menunjuk wikana dan Darwis untuk menemui Soekarno-Hatta dan menyampaikan keputusan tersebut.Namun Ir. Soekarno belum bersedia memproklamasikan Indonesia sehingga terjadilah perbedaan pendapat.Sehingga golongan pemuda membawa Ir.Soekarno dan Drs.Moh Hatta ke Rengasdengklok dengan tujuan untuk menjauhkan mereka dari pengaruh Jepang.Sementara itu di Jakarta dilangsungkan pertemuan antara golongan tua yang diwakili oleh Ahmad Subardjo dan golongan muda yang diwakili oleh Wikana.Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa proklamasi kemerdekaan Indonesia harus dilakukan di Jakarta.Atas dasar kesepakatan itu Ahmad Subardjo segera menjemput Soekarno-Hatta ke Rengasdengklok
Rombongan tiba di Jakarta dan menuju rumah Laksamana Maeda.Di rumah inilah disusun naskah teks proklamasi oleh Ir. Soekarno,Drs.Moh Hatta dan Ahmad Subardjo.Acara perumusan naskah proklamasi berjalan lancar.Kalimat pertama merupakan buah pemikiran dari Ahmad Subardjo sedangkan kalimat terakhir merupakan sumbangan pemikiran Moh. Hatta.Konsep naskah proklamasi ditulis oleh Ir. Soekarno dengan perubahan-perubahan sebagai berikut : kata tempoh diganti dengan tempo,hal2 menjadi hal-hal,wakil-wakil bangsa Indonesia menjadi atas nama bangsa Indonesia dan Djakarta 17-8-05 menjadi Djakarta,Hari 17 Boelan 8 tahoen 05 (tahoen 05 adalah tahun sowa Jepang 2605 yang sama dengan tahun1945).Sukarni yang mewakili golongan pemuda mengusulkan agar yang menanda-tangani naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia adalah Soekarno-Hatta atas nama bangsa Indonesia.Usul Sukarni disetujui oleh hadirin.Dengan disetujuinya usul Sukarni selanjutnya Soekarno meminta kepada Sayuti Melik untuk mengetik naskah itu berdasarkan tulisan tangan Soekarno (naskah klad) disertai dengan perubahan-perubahan yang telah disetujui .Teks yang diketik oleh Sayuti Melik itulah yang merupakan teks yang resmi (otentik) karena ditandatangani oleh Soekarno-Hatta.

2. Pelaksanaan proklamasi kemerdekaan
Pada hari jumat 17 Agustus 1945 di proklamasikan negara Republik Indonesia di jalan Pegangsaan Timur 56 Jakarta pada pukul 10.00 WIB Teks proklamasi dibacakan oleh Ir.Soekarno,dengan acaraproklamasi itu antara lain :
v Pembacaan teks proklamasi oleh Ir. Soekarno yang dilanjutkan dengan pidato singkat
v Pengibaran sang merah putih oleh Suhud,Latief Hendraningrat dan Trimurti
v Sambutan dari wali kota Jakarta Suwiryo dan dr.Muwardi sebagai keamanan
Makna proklamasi kemedekaan Indonesia :
v Bebas dari tekanan dan penjajahan bangsa asing yang telah diderita selama ini
v Bangsa Indonesia berhak mengatur sendiri negaranya serta berusaha sekuat tenaga mempertahankannya dari gangguan bangsa lain
v Sebagai jembatan emas yang menghubungkan dan mengantarkan bangsa Indonesia dalam mencapai masyarakat baru
v Lahirnya negara Indonesia
v Dimulainya tertib hukum nasional
v Terjadinya perubahankekuasaan dari pihak kolonial kepada bangsa Indonesia sendiri
v Seruan yang bersifat legal (berdasarkan hukum) dan resmi
v Dimulainya revolusi Indonesia
Penyebarluasan berita proklamasi kemerdekaan Indonesia
v Bung Karno meminta kepada para pemuda yang bekerja pada pers dan kantor berita terutama B.M.Diah untuk memperbanyak teks proklamasi dan menyiarkannya ke seluruh dunia
v D.Wuz,seorang markonis pada radio domei diperintah oleh Waidan.B.panelewen untuk menyiarkan berita proklamasi 3x berturut-turut tetapi baru 2x disiarkan penyiaran dihentikan oleh seorang jepang dan kantor domei disegel,tetapi para pemuda tidak kehilangan akal dengan membuat pemancar baru dan dari sinilah berita proklamasi disebarluaskan
v Lewat pers /surat kabar tjahaja dan soeara Asia,selebaran
v Lewat para utusan dari berbagai daerah yang kembali ke daerahnya masing-masing dari Jakarta
3. Dukungan rakyat terhadap proklamasi kemerdekaan Indonesia
a. Rapat raksasa di lapangan Ikada
Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia ,pada tanggal 19 Agustus 1945 para pemuda Jakarta yang dipelopori oleh Komite Aksi Menteng 31 merencanakan menggerakan massa pada suatu rapat raksasa di lapangan Ikada dengan tujuan agar para pemimpin bangsa Indonesia dapat berbicara langsung dihadapan rakyat Indonesia.Karena rakyat telah siap menunggu perintah dan tugas-tugas selanjutnya dalam rangka mendukung dan mempertahankan proklamasi kemerdekaan Indonesia sekitar 200-300 ribu massa (buku paket 11-12)
b. Pernyataan Sri Sultan Hamengku Buwono IX
Sri Sultan Hamengku Buwono IX secara resmi menyatakan bahwa negeri Ngayogyakarta Hadiningrat menjadi bagian wilayah kekuasaan negara Republik Indonesia.
c. Tindakan –tindakan heroik diberbagai kota
Seluruh daerah kekuasaan Republik Indonesia terjadi perebutan kekuasaan,baik dilakukan dengan cara kekerasan maupun dengan jalan perundingan dengan tujuan untuk merebut tempat-tempat yang dianggap penting dan merebut persenjataan dari tangan Jepang seperti di Surabaya,Yogyakarta,Semarang,Sulsel,Biak,Aceh,Sumsel,Kalimantan,Bali dan Sumbawa.
d. Dukungan di berbagai daerah
Dilakukan oleh para utusan dari berbagai daerah yang ikut menyaksikan berdirinya negara Republuk Indonesia.Setelah mereka kembali ke daerahnya,mereka menyampaikan kabar mengenai kemerdekaan Indonesia.Para utusan ini mengajak seluruh rakyat untuk terus berjuang mengusir penjajah dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia di daerah masing-masing,selain itu mereka menghimbau seluruh rakyat di daerahnya untuk mengakui dan mendukung berdirinya pemerintah RI.
Ø Proses pembentukan negara dan pemerintahan beserta kelengkapannya
Untuk kepentingan pembentukan negara maka pada :
v Tanggal 18 Agustus 1945 PPKI mengadakan sidangnya yang pertama kali dan menghasilkan 3 keputusan yaitu;
1. Mengesahk an UUD 1945 menjadi UUD negara
2. Memilih dan menetapkan Ir. Soekarno sebagai presiden dan Drs.Moh Hatta sebagai wakil presiden
3. Membentuk Komite Nasional sebagai pembantu presiden sebelum terbentuknya DPR dan MPR
v Tanggal 19 Agustus 1945 sidang PPKI yang kedua dan menghasilkan 2 keputusan yaitu :
1. Menetapkan 12 kementrian dalam lingkungan pemerintahan yaitu ; Menteri dalam Negeri,luar negeri,keuangan,kehakiman,kemakmuran,keamanan rakyat,kesehatan,pengajaran,penerangan,sosial,pekerjaan umum dan perhubungan.
2. Membagi daerag RI dalam 8 propinsi yaitu ; Sumatera,Jabar,Jateng,Jatim,Sunda kecil, Maluku,Sulawesi dan Kalimantan.
v Tanggal 22 Agustus 1945 sidang PPKI yang ketiga yang menghasilkan 3 keputusan yaitu :
1. Membentuk Komite Nasional Indonesia yang berfungsi sebagai DPR sebelum Pemilu dari tingkat pusat sampai ke tingkat daerah
2. PNI dirancang sebagai partai tunggal negara RI,namun dibatalkan dengan dikeluarkannya maklumat no X tanggal 3 November 1945 yang ditandatangani oleh Walpres Drs. Moh.Hatta yang isinya tentang pembentukan partai-partai politik
3. Pembentukan BKR,tanggal 5 Oktober 1945 diganti menjadi TKR,tanggal 25 Januari 1946 diganti menjadi TRI dan tanggal 3 Juni 1947 menjadi TNI.
Lahirnya BKR dari keputusan sidang PPKI tanggal 22 Agustus 1945.Badan tersebut merupakan bagian dari badan penolong keluarga korban perang ( BPKKP).Tujuan dibentuknya BKR untuk memelihara keselamatan masyarakat dan keamanan diberbagai wilayah.Oleh karena itu BKR juga dibentuk diberbagai daerah ,namun BKR bukanlah tentara jadi sampai akhir bulan Agustus 1945 Indonesia belum memiliki tentara.Kemudian dikeluarkan maklumat presiden pada tanggal 5 Oktober 1945 tentang pendirian TKR,yang berbunyi “untuk memperkuat perasaan keamanan umum,maka diadakan satu tentara keamanan rakyat”Panglima tertinggi TKR adalah Supriyadi namun Supriyadi tidak kunjung melaksanakan tugasnya maka pada tanggal 12 November 1945 markas tinggi TKR secara aklamasi memilih Sudirman sebagai pimpinan TKR.















































0 Response to "PROKLAMASI KEMERDEKAAN DAN PEMBENTUKAN PEMERINTAHAN INDONESIA"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel