Dampak kolonialisme dan imperialisme | Ringkasan Sejarah peminatan XI

Dampak kolonialisme dan imperialisme
Halo salam Jasmerah jumpah lagi di postingan duniasejarah25 kali ini saya akan menyajikan materi Sejarah peminatan kelas XI yakni tentang Dampak kolonialisme dan imperialisme langsung saja silakan dicermati materi yang di sajikan dibawah ini kalau ada yang kurang silahkan coment dibawah...😃😃😀 


1) Bidang ekonomi

Pada tahun 1511 bangsa Portugis berhasil menguasai Malaka dengan tujuan memonopoli perdagangan rempah – rempah ASIA, termasuk Nusantara. Namun, bangsa Portugis tidak dapat sepenuhnya memonopoli perdagangan.

Setelah itu, Nusantara diwarnai oleh upaya bangsa Belanda yang dimotori oleh VOC memonopoli perdagangan rempah – rempah. Untuk mendukung kebijakan monopolinya VOC menerapkan kebijakan ekstirpasi yaitu menebang kelebihan jumlah tanaman agar produksinya tidak berlebihan sehingga harga jual tetap dapat dipertahankan. Selain itu, VOC juga mengeluarkan kebijakan pelayaran Hongi, yaitu melakukan pelayaran dengan kapal bersenjata lengkap dengan maksud mengintimidasi para pedagang agar mengnjual dagangannya kepada VOC. Kebijakan ekstirpasi dan pelayaran Hongi merugikan pedagang pribumi terutama Maluku.

Untuk melawan penduduk Prancis serta untuk membayar hutang – hutang VOC pemerintah Belanda menerapkan sistem tanam paksa yang membuat rakyat Nusantara semakin menderita. Tanam paksa itu mengakibatkan beberapa daerah mengalami kelaparan. Tanam paksa ini dihapus pada tahun 1870 setelah dikeluarkannya UU agraria dan UU gula.

Era liberialisme ekonomi dimulai di Hindia – Belanda. Para pengusaha menanamkan modalnya secara besar – besaran, tidak saja dalam bidang perkebunan tetapi juga pertambangan. Kebijakan ini memiliki dampak yang salin bertolak belakang yaitu kemakmuran bagi Belanda serta para pengusaha asing yang dibawahnya tetapi penderitaan bagi rakyat Nusantara. Hukuman bagi mereka yang melarikan diri bervariasi, berupa denda, disekap, ditelanjangi, dicambuk, kerja paksa tanpa upah, atau bahkan hukuman mati.

Kebijakan politik pintu terbuka pada praktiknya sangat eksploitatif membuat kaum humanis bersuara lantang.

2) Bidang politik

Dalam bidang politik, campur tangan (ntervensi) terhadap masalah internal kerajaan merupakan bagian dari upaya melancarkan monopoli perdagangan. Campur tangan terjadi ketika adanya perebutan takhta didalam istana. Dalam hal itu VOC memperuncing persoalan atau melakukan politik pecah belah ( devide et impera) dengan memihak salah satu kubuh yang bersedia bekerjasama dengan VOC.

VOC juga tampak dalam hal pengangkatan pejabat – pejabat keraton ataupun penentuan kebijakan ekonomi – politik kerajaan. Namun bentuk intervensi yang paling sering pada masa VOC adalah dalam kasus perebutan takhta.

Pada masa pemerintahan Hindia – Belanda, Belanda bertindak sewenang – wenang terhadap bangsawan dan raja – raja pribumi. Belanda memperlakukan para bangsawan dan raja pribumi sebagai bawahan. Adat istiadat, kebiasaan, aturan, serta hak istimewa mereka tidak dihormati oleh Belanda.

3) Bidang sosial-budaya

Pada masa kolonial,terdapat penggolongan kelas sosial penduduk Hindia Belanda berdasarkan ras.penggolongan ras tersebut adalah sbb:
  1. Golongan eropa
  2. Golongan indo (keturunan campuran antara eropa dan pribumi)
  3. Golongan keturunan timur asing(tionghoa,india,dan arab)
  4. Golongan pribumi (orang indonesia) atau inlander.
Pembagian penduduk berdasarkan golongan ini,memiliki konsekuensi baik dalam bidang sosial,hukum,ekonomi dan politik.golongan eropa ,mendapat perlakuan istimewa dalam bidang sosial,hukum,ekonomi dan politik.

Kedatangan bangsa eropa ke indonesia membawa dampak dalam bidang sosial budaya.salah satu dampaknya ialah munculnya masyarakat yng menganut agama katolik dan kristen protestan. salah satu penyebar agama katolik yang terkenal di indonesia adalah Fransiscus Xaverius seorang misyonaris dari Protugis pada tahun 1546-1547.

Kedatangan bangsa Eropa ke Nusantara memengaruhi kebudayaan bangsa indonesia.pengaruh tersebut mulai dari kosakata bahasa,musik,seni tari,pakaian,arsitektur,hingga cara berpikir.dampak dalam bidang budaya adalah kata-kata serapan misalkan:
  1. Sepatu :sepato(portugis)
  2. Bangku :banco (portugis)
  3. kelas :klas(Belanda)
  4. sandal :saandal (Belanda)
selain itu,kedatangan bangsa eropa juga mengenyebabkan berbagai hal baru ke bangsa kita.misalnya,kita menjadi tahu berbagai musik internasional ataupun tarian seperti dansa.selain itu,ada juga bangunan-bangunan yang menjadi saksi bisu terhadap segala peristiwa lampau.semua bangunan tersebut mempunyai ciri khas yang sulit dibuat saat ini.seperti bangunan yang kita temui di kota tua Jakarta.bangsa eropa ,terutama belanda,juga banyak mendirikan benteng-benteng untuk menghalau serangan dari inggris.seperti benteng fort de kock di bukit tinggi,benteng marlborough di sumatra barat,benteng vredeburg di Yogyakarta,dll.

4) Bidang pendidikan

Sistem pendidikan barat di indonesia digarap belanda sejak abad XVIII.pada akhir abad XIX,sistem pendidikan yang berkembang di indonesia semakin banyak.sistem pendidikan diselenggarakan oleh berbagai elemen,ada yang diselenggarakan oleh kelompok keagamaan dan ada pula diselenggarakan oleh pemerintah kolonial belanda sendiri.sistem pendidikan yang diselenggarakan oleh kelompok keagamaan lebih menitikberatkan pada pendidikan agama,seperti agam islam;pendidikannya diselenggarakan melalui pesantren.sementara itu,pendidikan yang diberikan oleh pemerintah kolonial belanda menekankan pada sistem pendidikan barat dengan acuan kurikulum.

masuknya bangsa eropa ke nusantara juga membawa pengaruh besar dalam bidang pendidikan.pendidikan dari eropa pertama kali masuk ke nusantara bersama dengan masuknya agama kristen katolik.kala itu,dibangun sekolah yang mengajarkan ajaran agama katolik untuk para pribumi dari daeran timur indonesia dan disekitar daerah maluku.sistem persekolahan belanda awalnya bersifat segregatif :ada sekolah khusus belanda dan eropa,seperti Europesche Lagere school(ELS),ada sekolah khusus untuk orang-orang keturunan Tionghoa seperti Hollandsche Chineesche school,dan ada sekolah kusus untuk pribumi,seperti indlandsche school.

Perhatian pada pendidikan semakin tegas tatkala politik etis di berlakukan pada tahun 1911 melalui tokoh liberalnya Th van Deventer.Sebelum politik etis,tujuan pembentukan sistem pendidikan belanda bagi orang indonesia sekedar untuk menyediakan tenaga ahli yang mudah untuk mengerjakan administrasi kolonial.Kebutuhan tenaga terdidik dimaksudkan untuk mengantisipasi meluasnya wilayah kekuasaan Belanda.luasnya wilayah kelola tentu diiringi dikerumitan serupa dalam tata administrasinya.Kebijakan politik etis mereorganisasikan serta mengembangkan sekolah-sekolah baru pada semua jenjang pendidikan.

Hal ini antara lain berupa sekolah dasar,Hollandsche Inlandsche school(HIS) ;Sekolah menengah pertama,meer Uitgebreit Lager Onderwijs(MULO);sekolah menengah atas,Algemeene Middeelbare school(AMS);sekolah-sekolah kejuruan,seperti sekolah calon pegawai sipil pribumi Opleideng school Voor Inlandsche Ambtenaren(OSVIA),serta dua sekolah kejuruan medis Universitas tingkat awal,school Tot Opleiding Van Iniandsche Artsen(STOVIA)dan Nederlandsche Indische Artssenschool(NIAS);lembaga pendidikan level universitas,Technische Hoogeschool(THS Sekolah Tinggi Teknik),di Bandung pada tahun 1920.Pada awalnya,kehadiran THS diluar desain pemerintahan kolonial karena didirikan atas inisiatif sebuah yayasan perkebunan swasta Belanda,dan baru diambil alih oleh pemerintah pada tahun 1924.Sejalan dengan itu,terjadi pula perluasan pengajaran bahasa-bahasa Eropa,serta inisiatif pengiriman secara selektif anak-anak keluarga bangsawan untuk bersekolah ke negeri Belanda.Dari model pendidikan seperti itu,muncul kaum terpelajar.

Sekian postingannya silakan yang mau berdiskusi dan sampai jumpa di postingan berikutnya.😃😀😉😃

Baca juga materi terkait Respon indonesia terhadap kolonialisme dan imperialisme dalam bentuk perlawanan-perlawanan

Sumber: buku sejarah peminatan, Ratna Hapsari, M. Adil. penerbit Erlangga 

0 Response to "Dampak kolonialisme dan imperialisme | Ringkasan Sejarah peminatan XI"

Post a Comment

wajib meninggalkan komentar yang positif....thanls sudah mengunjungi blog kami

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel