materi sejarah peminatan perang dunia 1 dan dampaknya


Halo salam Jasmerah...jumpah lagi di postingan duniasejarah25 kali ini saya akan menyajikan materi materi sejarah peminatan perang dunia 1 dan dampaknya  langsung saja silakan dicermati materi yang di sajikan dibawah ini kalau ada yang kurang silahkan coment dibawah...😃😃😀

materi sejarah peminatan perang dunia 1 dan dampaknya

1. Kondisi Sosial Politik Eropa Sebelum Perang Dunia l

Pan-nasionalisme Slavia dan keamanan Austria
Di Eropa Timur, khususnya di wilayah Balkan terdapar, tiga kekaisaran besar, yaitu Rusia, Austria, dan Ortoman, menguasai banyak wilayah dari berbagai macam suku bangsa atau etnis di
kawasan itu. Kekaisaran Ottoman, misalnya, menguasai bagian terbesar wilayah Balkan, di antaranya Albania Montenegro, Bulgaria, Makedonia, Serbia, dan Rumania. Sejak abad ke-14 sampai menjelang akhir abad ke-20, sebagian besar wilayah Balkan bahkan dikuasai Ottoman. Seiring semakin melemahnya Ortoman,
Austria mulai memainkan pengaruh, dengan menganeksasi Bosnia-Herzegovina. Sementara itu, Rusia menguasai wilayah-wilayah di sebelah timur Balkan, yaitu wilayah-wilayah berbahasa Polandia di utara, wilayah-wilayah berbahasa Ukraina dan Turki, dan Besarabia yaitu daerah di sebelah timur muara Sungai Danube Wilayah Balkan ini dihuni oleh beberapa kelompok etnis
yaitu bangsa Slavia (Bosnia, Bulgaria, Bunjevci, Kroasia, Gorani, Makedonia, Montenegro, Serbia, Slovenia), Latin (Rumania danAromanian), Yunani, Albanian, Turki, Romani, dan Ashkali. Wilayah-wilayah Balkan ini ingin membebaskan diri dari pengaruh 3 kekaisaran itu.

Sementara itu, di Asia, Jepang muncul sebagai kekuatan imperialis baru sejak 1894 setelah sukses mewujudkan apa yang disebut Restorasi Meiji, yang membuat Jepang menjadi negara industri yang berkembang pesat dan makmur. Untuk menduku
industri-industrinya, sejak tahun 1894, Jepang membangun imperium yang luas yang meliputi Taiwan, Korea, Manchuria, dari Cina bagian utara. Penguasaan atas wilayah-wilayah ini dianggap
strategis karena mencegah bangsa-bangsa Barat menghambat perekonomian Jepang dengan memblokade akses Jepang ke sumber-
sumber bahan mentah dan jalur laut.
Pada tahun 1894 dan 1895, misalnya, Jepang terlibat perang dengan Cina (Perang Sino-Jepang Pertama). Perang itu sendiri berakhir dengan Perjanjian Shimonoseki antara Jepang dan Cina, yang hasilnya Semenanjung Liaodong dan Taiwan diserahkan
ncis yang semula menduduki
Semenanjung Liaodong atas perjanjian kerja sama dengan Cina kemudian mundur. Namun, tidak lama kemudian, karena menganggap Perjanjian Shimonoseki tidak sah, Rusia menduduki
kembali semenanjung yang strategis itu dan menjadikannya pangkalan angkatan lautnya di Pasifik. Pendudukan Rusia ini memicu Perang Rusia-Jepang pada tahun 1904 dan 1905 yang di menangkan oleh pihak Jepang.

  1) perlombaan Senjata antar negara Eropa
  2) persaingan ekonomi dan politik
  3) muncul politik Aliansi 
Wilayah aliansi pada masa perang dunia I

Pada 28 Juni 1914, Pangeran Franz Ferdinand (1863-1914
dari Austria dan istrinya Sophie mengunjungi Sarajevo, ibu kota Bosnia-Herzegovina, yang telah dianeksasi dan menjadi provinsi Austria, dalam rangka meresmikan sebuah rumah sakit baru.
Tujuh konspirator, yang diyakini sebagai anggota Young Bosnia (yang mencakup Black Hand), ditempatkan di sepanjang rute
yang akan dilalui. Para konspirator menentang aneksasi Austria terhadap Bosnia-Herzegovina pada tahun 1908 dan berkomitmen memerdekakan bangsa Slavia selatan dari Austria-Hungaria. Mereka diinstruksikan untuk membunuh Ferdinand ketika mobil kerajaan mencapai posisi yang diinginkan.

C. Terjadinya Perang
Selama perang, kekuatan utama (Jerman, Austria, dan Italia) melawan Sekutu (Prancis, Inggris, dan Rusia). Para serdadu dari kedua belah pihak berhadapan satu sama lain dengan bersembunyi di dalam parit perlindungan yang panjangnya beberapa kilometer. Perang ini lebih condong ke arah defensif. Mereka membangun pertahanan berupa galian tanah yang memanjang dan paralel, serta memasang barikade berupa kawat yang dipasang pada garis depan.

Situasi perang parit


Mereka menembaki musuh yang mendekat dengan senapan, pistol, granat, dan dibantu senapan mesin. Ketika baku tembak terjadi, satu-satunya yang bisa dilakukan adalah lari dari ledakan granat
dan berharap bisa selamat. Mereka bahkan lebih tidak berdaya lagi jika harus menyerang musuh. Begitu kepala mereka muncul ke permukaan, musuh akan menghujani mereka dengan peluru.

D. Berakhirnya Perang Dunia I
Pada 3 Oktober 1918, kanselir baru Jerman, Max von Baden mengirim telegram kepada Presiden AS Woodrow Wilson untuk meminta gencatan senjata sekaligus pembicaraan damai. Sebagai syarat perjanjian damai serta dalam rangka menciptakan stabilitas di Eropa. 
Perjanjian yang menandakan berakhirnya perang dunia I adalah perjanjian Versailes (28 Juni 1919), yang isi nya :

1. Jerman menerima kesalahan sebagai pemicu perang
2. Jerman harus membayar kerusakan-kerusakan yang disebabkan oleh perang sebesar £6.600 juta.
3. Angkatan darat Jerman harus dikurangi serta penggunaan tank tidak
diizinkan Jerman hanya diizinkan memiliki 6 kapal dan tidak boleh ada kapal selam. Jerman tidak diizinkan memiliki angkatan udara.
4. Wilayah Rhineland harus bebas dari personel militer dan persenjataan Jerman.
5. Jerman tidak diizinkan untuk bergabung dengan Austria.
6. Jerman kehilangan sejumlah wilayah. Alsace-Lorraine dikembalikan ke Prancis, Eupen dan Malmedy diberikan ke Belgia, North Schleswig diberikan ke Denmark. Sebagian wilayah yang sebelumnya dikuasai Jerman juga diberikan
Cekoslovakia dan Polandia.

1) Kemunduran eropa dalam segala bidang
2) Runtuhnya 4 kekaisaran besar
3) Berkembangnya komunisme
4) Berkembangnya fasisme di Italia dan Jerman

Sekian postingan materi sejarah peminatan perang dunia 1  silakan yang mau berdiskusi dan sampai jumpa di postingan berikutnya.😃😀😉😃

0 Response to "materi sejarah peminatan perang dunia 1 dan dampaknya"

Post a Comment

wajib meninggalkan komentar yang positif....thanls sudah mengunjungi blog kami

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel